Back   
MEZBAH KESAKSIAN
(Yosua 22)
Kesalahpahaman adalah hal yang lumrah terjadi. Namun, berapa banyak konflik yang diakibatkan oleh kesalahpahaman yang sepele? Bukan hanya menimbulkan sakit hati, tapi bahkan bisa menimbulkan pertumpahan darah. Gereja sebagai Tubuh Kristus adalah wadah di mana orang percaya dari berbagai kalangan diajak untuk bersatu. Melalui cerita orang Israel kali ini, penting bagi kita untuk memahami apa artinya bersatu sebagai Tubuh Kristus, bersatu dalam hal apa, dan bagaimana menyelesaikan konflik yang terjadi di dalamnya.
Yang pertama, kita melihat bahwa bangsa Israel bersatu dalam penyembahan kepada TUHAN, Allah yang benar. Baik suku-suku di tanah Kanaan, maupun yang ada di seberang sungai Yordan, sama-sama mengaku menyembah Allah yang benar (lihat ayat 16 & 22). Demikian juga, Kekristenan pun bersatu atas dasar kebenaran Injil. Kebenaran bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Korban Tebusan yang mampu mendamaikan kita dengan Allah.
Yang kedua, kita melihat bahwa meskipun mereka bersatu atas dasar penyembahan kepada Allah, tetap bisa terjadi kesalahpahaman. Suku-suku di sebelah barat mengira bahwa suku-suku di sebelah timur memberontak terhadap Allah dengan membangun mezbah yang lain. Namun, perhatikan bahwa orang-orang Israel di Kanaan, meskipun sudah siap bertempur, berusaha untuk memperingatkan saudara-saudara mereka dan mencari tahu motif mereka.
Ini bisa menjadi pelajaran penting bagi gereja Tuhan. Penting bagi kita untuk memahami maksud saudara seiman kita untuk menghindari terjadinya konflik. Roma 12:18 mengajarkan kepada kita agar kita berusaha semampu mungkin untuk hidup damai dengan semua orang. Lagi pula, Tuhan Yesus yang kita sembah, datang ke dunia untuk memperbaiki hubungan yang rusak antara manusia dengan Allah. Demikian juga hendaknya kita mestinya meneladani Tuhan kita dengan menciptakan perdamaian, terutama antara sesama orang percaya.
Oleh sebab itu, baiklah kita menjaga persatuan gereja didasarkan oleh kebenaran Injil yang akan menolong kita untuk saling mengasihi satu sama lain. (HDM)